Assalamu'alaikum Wr.Wb

Selamat Menikmati Web atau Blog ini Semoga ada manfaatnya dan yang ingin konek dengan kami dapat menghubungi Email : grandydivika@yahoo.co.id dan pelangipelangiwarna@gmail.com

SIMAK INFORMASI PENTING

Hari Rabu, 24 September 2014 kelas XI IPA 1 MAN Kroya Ulangan Fisika 1

Selasa, 12 Maret 2013

Aliran Kalor


Aliran Kalor
Kalor dapat mengalir kalau ada perbedaan suhu antara dua titik.  Hal ini disebabkan kalor yang tinggi berarti mempunyai suhu yang relatif tinggi dan kalor yang rendah ditandai dengan suhu yang rendah.
Aliran kalor dilambangkan dengan Q. Yang selanjutnya kalor ini dapat mengalir kalau ada selisih suhu atau t.  sehingga kalor dirumuskan sebagai :

                           Q = m.c.t.
Keterangan Q = aliran kalor
                      m = massa zat.
                      c  = kalor jenis zat
              ∆t= selisih suhu
Contoh :
Suatu zat mempunyai massa 20 gram berkalor jenis zat 0,6 kal/gram. Dan suhu zat 30oC relatif lebih tinggi terhadap lingkungan sekitar,  hitung kalor yang dimiliki oleh zat tersebut !
Untuk menjawab soal ini perlu dipilah pilah dulu komponen yang sudah diketahui antara lain
Massa zat                   m = 20 gram
Kalor jenis zat            c  = 0,6 kal/gramoC
Selisih suhu               t = 30oC,
Ditanyakan                Q  = ……?
Maka kita dapat langsung menghitung kalor yang ada dengan rumus  Q = m.c.t.
                                   Q = 20 gram. 0,6 kal/gramoC. 30oC
                                   Q =  360 Kalori
Jadi kalor yang dimiliki  oleh zat tersebut adalah 360 kalori.

Dari rumusan Q = m.c.t, perkalian m.c adalah sebuah kapasitas panas zat. Atau dapat ditulis dengan H. Maka C  = m.c. Sehingga rumusan tersebut dapat juga ditulis sebagai
                           Q = Ct
Dimana      Q  = kalor yang dimiliki zat
                    C  = Kapasitas panas jenis
            ∆t = selisih suhu.

Jika suatu zat berubah wujud contohnya es berubah menjadi air, atau air merubah menjadi uap air maupun uap air air dapat berubah menjadi padat. Perubahan dari dua kondisi yang berbeda pada suatu zat terjadi pada suhu yang sama dan didalam terdapat sebuah kalor yang tidaktampak yang diperlukan untuk proses perubahan tersebut, yang selanjutnya kita namakan dengan kalor tersembunyi atau kalor laten L. yang selanjutnya dirumuskan
                         Q = mL

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar